Header Ads

Seringkali WA pacar orang, siswa SMA Di Tikam Orang Tak Di Kena;=l


Surabaya - seorang siswa sekolah menengah menjadi korban tusukan di Jalan Petemon. Diduga, motif di balik banding itu adalah hubungan cinta.

Banding tersebut berlangsung sekitar pukul 13.45 waktu Indonesia di Jalan Petemon Gang IV No. 53 A. Korbannya adalah Indyk Bagus Praira Darmanto, 19, warga Bucangan I, Cartayaia, Gubeng. Korban diretas oleh pelaku yang tidak dikenal. pokercip

Korban dengan ruptur paha kiri segera dipindahkan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Gumusari, menggunakan ambulans dari Tim Respon Cepat (TGC) Dusun Bakis sekitar pukul 14:15 WIB.

Dari kesaksian rekan korban, Johann, 18, insiden itu terjadi ketika ia dan korban diskors di lokasi di depan Sekolah Menengah Tsepaya di Pytemun Gang IV.

"Aku selesai Jumat sore tergantung di posisi ini. Tiba-tiba temanku mengunjungi seorang anak dengan menggunakan sepeda motor merah. Setelah itu, aku tidak berbicara tentang apa yang aku bicarakan. Temanku meminta maaf dan dipukuli. Di sini (paha) pergi," Johan mengatakan kepada wartawan di tempat kejadian, Jumat (30/8/2019). pokeronline

Sementara itu, kepala Unit Investigasi Kriminal Suahan Iptu Ristianto di lokasi mengkonfirmasi kejadian tersebut. Korban menderita luka-luka dan sekarang dirawat di rumah sakit. dominoqq

"Korban dibawa pada usia dini ke rumah sakit Gemursari," kata Restiano. situspoker

Restianto menambahkan jika ada perkelahian antara korban dan pelaku, sebelum proses banding berlangsung.

Restianto mengatakan latar belakang seruan itu karena romansa. Pelaku cemburu karena pacarnya sering cenderung menjadi korban. "Diduga karena romansa, para pelaku cemburu karena korban WA itu seperti pacarnya. Itu saja," kata Restianto.

Korban dan teman kekasihnya adalah teman karena mereka berada di sekolah menengah. Korban sering berkomunikasi dengan Habib si pelakunya dan juga berjanji untuk pergi bersama.

Restianto berkata: "Dia (WA) adalah WA, WA dengan pacar pelaku. Dia meminta kesepakatan. Ponsel wanita, yang dibawa oleh pelaku, adalah mungkin. Pada akhirnya, para pelaku marah dengan korban."

Saat ini, polisi masih memperdalam terkait toilet ini. Identitas pelaku masih belum diketahui.

"Kami masih mencari pelakunya," kata Restianto.

Agen Pokeronline Terpercaya|Agen Pokeronline Terbaik|Bandar Poker Terpercaya|Agen Pokeronline Terbaru|Agen Judi Online|Situs Poker Terpercaya|Situs Judi Online

Tidak ada komentar