Pakai Pelat Palsu, Mobil Dinas Dewan Terjaring Operasi Patuh di Pekanbaru
Pekanbaru - Tim Operasi Kepatuhan Muara Takus 2019 Ditlantas Kepolisian Riau menemukan kendaraan resmi anggota dewan menggunakan plat palsu. Polisi menangkap STNK dan SIM.
"Dalam Operation Obedient, ada satu kendaraan yang diduga milik anggota dewan yang menggunakan plat nomor yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Apa yang seharusnya mobil resmi (plat merah) tetapi menggunakan plat nomor tidak resmi (pelat hitam), "kata Kepala Sub Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Riau, AKBP Eko Wimpiyanto kepada wartawan, Selasa (9/9/2019).
Eko menjelaskan bahwa mobil anggota dewan diamankan oleh petugas di lapangan di Jl Cut Nyak Dien. Awalnya petugas di lapangan menduga lempeng itu tidak standar.Agen Poker | DominoQQ | Bandar Poker | Bandar Ceme
"Awalnya, Toyota Fortuner menggunakan plat Kepolisian Daerah Sumatera Barat dengan nomor 2 BA," kata Eko.
Setelah petugas membuka pelat, ternyata masih ada lapisan pelat mobil hitam yang dikeluarkan oleh Polda Sumatera Barat nomor BA 1046 BS. Setelah dibuka, masih ada lapisan plat layanan dengan nomor BA 1585 E.Pokercip | Sakong | DominoQQ | Bandar66 | Ceme
"Kami juga tidak mengetahui hal ini, dalam urutan apa mereka datang ke sini. Tetapi kami telah mengamankan bukti plat yang tidak sesuai, kami ditilang. Kami merilis mobil," kata Eko.
DAFTAR SEKARANG !!
Ketika ditanya apakah mobil resmi DPRD Provinsi Sumatera Barat atau kabupaten kota, Eko mengatakan belum menerima data terperinci.
"Kami juga tidak tahu (apakah DPRD Provinsi atau kabupaten kota). Anggota kami masih di lapangan. Izinkan saya bertanya kepada Anda nanti," katanya.
"Ketika dia digerebek, dia bukan anggota dewan, hanya sopirnya," Eko menyimpulkan.
"Dalam Operation Obedient, ada satu kendaraan yang diduga milik anggota dewan yang menggunakan plat nomor yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Apa yang seharusnya mobil resmi (plat merah) tetapi menggunakan plat nomor tidak resmi (pelat hitam), "kata Kepala Sub Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Riau, AKBP Eko Wimpiyanto kepada wartawan, Selasa (9/9/2019).
Eko menjelaskan bahwa mobil anggota dewan diamankan oleh petugas di lapangan di Jl Cut Nyak Dien. Awalnya petugas di lapangan menduga lempeng itu tidak standar.Agen Poker | DominoQQ | Bandar Poker | Bandar Ceme
"Awalnya, Toyota Fortuner menggunakan plat Kepolisian Daerah Sumatera Barat dengan nomor 2 BA," kata Eko.
Setelah petugas membuka pelat, ternyata masih ada lapisan pelat mobil hitam yang dikeluarkan oleh Polda Sumatera Barat nomor BA 1046 BS. Setelah dibuka, masih ada lapisan plat layanan dengan nomor BA 1585 E.Pokercip | Sakong | DominoQQ | Bandar66 | Ceme
"Kami juga tidak mengetahui hal ini, dalam urutan apa mereka datang ke sini. Tetapi kami telah mengamankan bukti plat yang tidak sesuai, kami ditilang. Kami merilis mobil," kata Eko.
DAFTAR SEKARANG !!
Ketika ditanya apakah mobil resmi DPRD Provinsi Sumatera Barat atau kabupaten kota, Eko mengatakan belum menerima data terperinci.
"Kami juga tidak tahu (apakah DPRD Provinsi atau kabupaten kota). Anggota kami masih di lapangan. Izinkan saya bertanya kepada Anda nanti," katanya.
"Ketika dia digerebek, dia bukan anggota dewan, hanya sopirnya," Eko menyimpulkan.



Post a Comment