Kabut Asap Kepung Jambi, Warga Khawatir Anaknya Sakit
Jambi - Warga Jambi mengeluhkan kabut asap yang mencemari udara di Kota Jambi akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Warga juga harus mengenakan topeng untuk kegiatan di luar rumah.
"Pada saat ini kabut asap mulai terjadi lagi, walaupun saat itu hujan tetapi kabut asap sekarang sudah tebal, jadi jika ingin meninggalkan rumah Anda harus mengenakan topeng," kata warga Kecamatan Bagan Pete, Kota Jambi Yesi di Jambi, seperti dikutip dari Selasa (3/9/2019).
Selain kabut asap, cuaca panas ekstrem juga mengkhawatirkan kondisi kesehatan anaknya. Alasannya adalah anak Yesi yang bernama Aira yang kini berusia lima tahun menderita batuk dan pilek, sehingga untuk menjaga kesehatan dan daya tahan anaknya, Yesi menyediakan vitamin untuk anaknya.Agen Poker | DominoQQ | Bandar Poker | Bandar Ceme
Yesi berharap bahwa pemerintah akan dapat mengatasi kebakaran hutan dan lahan yang hampir terjadi setiap hari, terutama kepada tim satgas kehutanan, baik tim satgas kehutanan pemerintah provinsi dan kabupaten dan kota.
Namun, Yesi menekankan kepada pemilik lahan untuk tidak membuka lahan dengan membakar, mengingat saat ini pada musim kemarau sangat mudah terjadi kebakaran hutan dan lahan.
"Semoga pemerintah akan dapat mengatasi kebakaran hutan yang terjadi, tetapi jika warga tidak membakar lahan, tentu saja tidak akan ada kebakaran, jadi harap dipahami warga lahan untuk tidak membuka lahan dengan membakar," Kata Yesi.Pokercip | Sakong | DominoQQ | Bandar66 | Ceme
DAFTAR SEKARANG !!
Selain Yesi, Ida, warga Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi juga mengeluhkan kabut yang telah kembali terjadi di kota. Sekarang Ida membatasi kegiatan anak-anaknya di luar rumah.
"Kabut asap terjadi lagi, anak saya sekarang dilarang saya bermain di luar rumah, keluar rumah kalau ada minat, dan kalau keluar harus pakai topeng," kata Ida.



Post a Comment